Investigator-News.id // Cariu, 26 September 2026 Pembangunan Kantor Desa Tegal Panjang , Kecamatan Cariu , Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan setelah adanya laporan mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada pekerjaan konstruksi.
Di sisi lain, keberadaan aparatur desa saat jam pelayanan juga dipertanyakan.
Ketua LSM Perkasa Bogor Raya, Supriadi mengaku mendapat laporan dari anggotanya terkait kondisi pembangunan Kantor Desa Tegal Panjang Laporan tersebut disertai dokumentasi yang memperlihatkan dugaan penggunaan besi cincin berukuran 6 milimeter dengan jarak pemasangan lebih dari 20 sentimeter.
Atas laporan tersebut, Tim awak media dan LSM Perkasa Bogor Raya bersama anggota kemudian melakukan monitoring langsung ke lokasi pembangunan yang berada di Desa Tegal panjang Kecamatan Cariu, pada hari jum.at tanggal 25 September 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.
Namun, setibanya di lokasi, Tim mendapati Kantor Desa Tegal Panjang dalam kondisi sudah tidak melayani aktivitas perkantoran. Di dalam area kantor hanya terlihat sejumlah pekerja bangunan.
Salah seorang pekerja yang ditemui Tim LSM menyampaikan bahwa para pegawai desa sudah pulang. Ketika ditanyakan mengenai keberadaan Kepala Desa Tegal Panjang, pekerja tersebut mengaku tidak mengetahui dan menyebut pada hari itu tidak bertemu dengan Kepala Desa Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian LSM dan awak media mengingat waktu kunjungan masih berada pada siang hari dan seharusnya kantor desa masih menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Tim awak media dan LSM Perkasa selanjutnya mendatangi Kantor Kecamatan Cariu untuk meminta konfirmasi namun Camat Cariu tidak berada di tempat. Menurut keterangan petugas keamanan Kecamatan juga sedang mengikuti rapat di salah satu desa.
Tim kemudian berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Desa Tegal Panjang dengan cara mendatangi rumah Kades namun, upaya tersebut belum mendapatkan respons karena Kades tidak berada dirumah, karena yang ditemui tidak dirumah, dan hanya bertemu dengan saudara Kades ibu yang tidak mau disebut nama nya, dan akan di sampaikan ke Kades menurut beliau, dan kalau Kades tidak dapat menerima informasi ini, pihak LSM Perkasa akan menindak lanjutkan pemberitaan ini melalui APH Kabupaten Bogor.
“Yang kami pertanyakan adalah dugaan ketidaksesuaian pekerjaan pembangunan kantor desa serta pelayanan Pemerintahan Desa pada saat jam kerja. Kami membutuhkan penjelasan secara terbuka dari pihak desa,” ujar Supriadi.
LSM juga meminta pihak terkait, termasuk Pemerintah Kecamatan Cariu dan Pemerintah Kabupaten Bogor, melakukan pengecekan terhadap pekerjaan pembangunan Kantor Desa Tegal panjang terutama menyangkut spesifikasi teknis, kualitas material, serta kesesuaian pekerjaan dengan dokumen kontrak.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tegal Panjang belum berhasil ditemui untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi bangunan maupun alasan kantor desa sudah tidak terdapat aparatur pada saat kunjungan Tim LSM sekitar pukul 13.30 WIB.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kepala Desa Tegal Panjang , Pemerintah Kecamatan Cariu, maupun pihak pelaksana proyek untuk memberikan penjelasan secara proposional.
Reporter : Bahar
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami



