Drainase RW 13 Tapos Direalisasikan, Pembangunan Didorong Beri Manfaat Nyata bagi Warga.



DEPOK — INVESTIGATOR-NEWS.ID. Pembangunan drainase di wilayah RT 01/RW 13, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, menjadi salah satu bentuk pembangunan lingkungan yang secara langsung dapat dirasakan masyarakat.

Paguyuban Wartawan Kecamatan Tapos (PWKT) melakukan peninjauan sekaligus klarifikasi terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut untuk melihat kondisi pembangunan secara langsung serta memperoleh keterangan dari pihak pengurus lingkungan dan pelaksana.

Dari hasil peninjauan di lokasi, pekerjaan fisik drainase telah direalisasikan, dengan pemasangan U-Ditch dan penutup saluran pada sejumlah titik di lingkungan warga.

Papan informasi kegiatan mencantumkan pekerjaan U-Ditch Precast 30×30 cm dengan tutup Heavy Duty (HD), nilai biaya Rp66.638.425, sumber dana APBD Kota Depok, dan pelaksana Pokmas RW 013 Blok Gedong.

Anggaran Diwujudkan dalam Pekerjaan Fisik

Ketua RW 13 sekaligus Ketua Pokmas RW 013 Blok Gedong, Wawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pekerjaan fisik, tetapi juga diupayakan melibatkan unsur masyarakat dan lingkungan setempat.

“Pekerjaan kami lakukan dengan baik dan melibatkan warga sekitar. Untuk peletakan U-Ditch pertama, kami juga mengundang instansi terkait, Pak Lurah Tapos, Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” tutur Wawan.

Wawan menyampaikan bahwa pihaknya merasa keberatan apabila pekerjaan tersebut dinilai hanya berdasarkan asumsi tanpa melihat langsung kondisi pembangunan di lapangan.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan mengacu pada RAB, gambar dan spesifikasi teknis yang menjadi dasar kegiatan, dengan adanya pendampingan teknis dari konsultan pendamping kelurahan.

PWKT: Yang Terpenting Manfaat Pembangunan Terlihat

Ketua PWKT, Atep Eris, mengatakan bahwa kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran publik tetap penting. Namun, menurutnya, kontrol tersebut juga harus melihat bagaimana anggaran tersebut diwujudkan menjadi pembangunan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kami datang untuk melihat langsung. Yang kami lihat di lapangan, pekerjaan fisiknya memang ada dan sudah direalisasikan. Salurannya terpasang dan manfaatnya adalah untuk memperlancar aliran air di lingkungan warga,” ujar Atep.

Menurut Atep, pemberitaan mengenai pembangunan lingkungan sebaiknya tidak hanya melihat angka anggaran, tetapi juga memperhatikan hasil pekerjaan, manfaat bagi masyarakat, dokumen perencanaan dan proses pelaksanaannya.

“Anggaran publik memang harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Tetapi kita juga harus memberikan apresiasi ketika anggaran tersebut diwujudkan menjadi pembangunan yang manfaatnya kembali kepada masyarakat,” katanya.

Klarifikasi untuk Menjaga Kondusivitas

PWKT juga menilai bahwa munculnya pertanyaan atau kritik terhadap pekerjaan yang menggunakan anggaran publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang wajar.

Namun, setelah dilakukan klarifikasi kepada pihak pelaksana dan peninjauan langsung, informasi mengenai pekerjaan tersebut perlu disampaikan secara lebih lengkap agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Atep menegaskan bahwa PWKT tidak berada pada posisi membela maupun menyudutkan pihak tertentu.

“Kami tidak ingin persoalan pembangunan lingkungan menjadi polemik. Kalau ada pertanyaan, kita klarifikasi. Kalau ada dokumen, kita lihat. Kalau pekerjaan fisiknya ada, kita dokumentasikan. Prinsipnya adalah kontrol sosial yang tetap menjaga kondusivitas masyarakat,” tegasnya.

PWKT berharap pembangunan yang menggunakan anggaran publik dapat terus dilaksanakan secara terbuka, melibatkan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Di sisi lain, aspek administrasi dan pertanggungjawaban anggaran tetap menjadi bagian yang penting untuk dipastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan drainase RW 13 tidak semata-mata dilihat dari besaran anggarannya, tetapi juga dari realisasi pekerjaan, kualitas pelaksanaan, manfaat bagi warga dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Reporter: Hermawan.

Red investigator-news.id

Terimakasih sudah membaca website kami 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama