Investigator-News.Id Tajurhalang // Pemerintah Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, bersama berbagai elemen masyarakat menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung khidmat di Jalan Bomang, Pasar Kapuk, Kecamatan Tajurhalang, dengan melibatkan perangkat desa, RT/RW, dusun, tokoh masyarakat, Korpri, para guru, serta ratusan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, SMA hingga SMK.
Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Desa Tajurhalang, Saipudin, S.Ag., selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Serka Wenyu, anggota Koramil 04/Bojonggede. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh siswa-siswi SMP IT Al Iqon, yakni Evan Dapi Fatir, sedangkan pembawa baki bendera dipercayakan kepada Fadiah dari Paskibra SMP IT Al Iqon.
Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan penuh penghormatan. Pembacaan Pancasila disampaikan oleh Padil Muhamad dari unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), teks Proklamasi dibacakan oleh Catur Sudarmanto, sedangkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Adin. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Kemeriahan peringatan HUT RI ke-81 juga diwarnai penampilan tim aubade dari SMA Negeri 1 Tajurhalang yang dipimpin Nurul Fatihah dan Haryani Sujana dengan jumlah 33 orang. Tim tersebut membawakan lagu Indonesia Raya, lagu 17 Agustus, serta sejumlah lagu perjuangan yang menambah semangat dan rasa nasionalisme para peserta upacara.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara Saipudin, S.Ag., menyampaikan bahwa kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan dan seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, perjuangan generasi saat ini memiliki bentuk yang berbeda, yakni melawan kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, kemalasan, serta berbagai bentuk perpecahan dengan pendidikan, persatuan, dan karya nyata.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai salah satu kekuatan dalam membangun masa depan bangsa. Orang tua, guru, dan generasi muda memiliki peran masing-masing dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran berbagai unsur, mulai dari RT, RW, kepala dusun, Korpri, tokoh masyarakat, hingga para sesepuh desa. Ratusan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan turut mengikuti upacara dengan penuh khidmat. Selain upacara, kegiatan juga dimeriahkan dengan karnaval budaya yang menampilkan drum band dari SD Negeri Tajurhalang, kesenian budaya perwakilan RW, serta penyajian nasi tumpeng sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Kepala Desa Tajurhalang Saipudin, S.Ag., bersama para peserta dan unsur masyarakat yang hadir. Acara ditutup dengan doa. Peringatan HUT RI ke-81 tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat pendidikan, melestarikan budaya, serta mendorong masyarakat Desa Tajurhalang untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam membangun bangsa.
Reporter: Erik
Red investigato-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami


