Tema: Memajukan Umat, Membangun Bangsa
INVESTIGATOR-NEWS.ID BOGOR // Rabu, 12 Agustus 2026 – Ribuan elemen masyarakat, ulama, tokoh agama, dan perwakilan pemerintahan berkumpul di Gedung Tegeg Bariman Pemda Kabupaten Bogor, dalam acara besar “Tebar Mawar 110: Temu Akbar dan Milad Mathla’ul Anwar ke-110 Tahun”. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, mengusung semangat persatuan sekaligus menyambut peringatan HUT ke-89 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hadir secara langsung antara lain Bupati Kabupaten Bogor H. Rudi Susmanto, Wakil Ketua DPR RI, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Dr. KH. Jazuli Juwaini, M.M., M.A., Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar H. Yanuar Arif Wibowo, S.H., M.I.Pol., jajaran dinas terkait, para ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Rudi Susmanto mengajak seluruh hadirin merenungkan makna perjuangan yang mengakar sejak 10 Agustus 1916, hingga kini bangsa Indonesia genap berusia 89 tahun.
“Setiap kali bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang, kita diingatkan pada setetes demi setetes keringat, ribuan pasang sandal yang tergerus jalan, hingga pengorbanan nyawa para pahlawan. Khususnya jasa tak terhingga dari para Kyai, Ulama, pimpinan pondok pesantren, dan lembaga pendidikan agama yang turut mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan ini,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun menyampaikan apresiasi mendalam atas peran madrasah yang tersebar hingga ke ujung kampung dan perbatasan. Berkat rahmat Allah dan kerja keras para pengurus, madrasah-madrasah itu kini menjadi garda terdepan mencerdaskan putra-putri bangsa, mengamalkan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Bersama seluruh jajaran dan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, saya berkomitmen tegas: pada tahun anggaran 2027 nanti, revitalisasi madrasah akan kita laksanakan secara menyeluruh,” tegas Bupati Rudi.
Lebih lanjut disampaikan, kemajuan daerah tak bisa dibangun oleh satu pihak saja. “Bangsa Indonesia tidak tegak berdiri sendiri. Kabupaten Bogor pun tidak akan maju jika hanya mengandalkan satu orang atau satu kelompok semata. Bogor harus dibangun bersama, di atas kebersamaan, oleh orang-orang yang tulus mencintai dan mengabdi untuk tanah ini.”
Bupati juga mengucapkan terima kasih khusus kepada seluruh ulama, termasuk KH. Abdul Aziz, yang senantiasa setia mendampingi perjalanan kepemimpinan daerah. “Insya Allah, mulai tahun 2027 kita melangkah bergandengan tangan, mewujudkan Kabupaten Bogor yang nasionalis sekaligus religius, makmur, dan berkah bagi seluruh masyarakat.”
Acara ini ditutup dengan harapan semangat kebersamaan Mathla’ul Anwar senantiasa terjaga, menjadi perekat persatuan umat, dan kekuatan nyata dalam membangun bangsa serta daerah.
Reporter Erik
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami
