DEPOK, INVESTIGATOR-NEWS.ID Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bidang Sumber Daya Air terus menggenjot infrastruktur guna mengantisipasi banjir dan memperlancar aliran air di kawasan permukiman warga. Salah satunya direalisasikan melalui proyek Pembangunan Sistem Drainase Lingkungan yang berlokasi di RT 03 RW 13, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Proyek drainase lingkungan ini didanai langsung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok dengan total nilai kontrak sebesar Rp160.611.400,00. Pengerjaan sistem saluran air ini ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari kalender, yang telah dimulai sejak 09 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada 22 Agustus 2026 mendatang.
Menurut keterangan dari Ketua RW setempat, realisasi infrastruktur ini merupakan tindak lanjut dari Pokok Pikiran (Pokir) Dewan yang dijaring dari aspirasi masyarakat bawah. Mengingat skala dan nilai anggarannya, proyek saluran air di lingkungan permukiman ini berjalan melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL) kepada pihak ketiga.
Namun, transparansi pelaksanaan proyek di lapangan sedikit terhambat. Pihak pelaksana proyek dari CV Rinjani Eka Artha maupun mandor lapangan dinilai sangat tertutup. Saat awak media mencoba mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dan konfirmasi terkait detail perkembangan serta kendala pengerjaan, pihak penanggung jawab lapangan tersebut sangat sulit ditemui. Di lokasi hanya terlihat para pekerja yang tengah beraktivitas tanpa didampingi pengawas utama.
Guna memastikan kualitas fisik dan teknis di lapangan berjalan optimal, proyek berkapasitas satu paket pekerjaan ini diawasi secara ketat oleh PT Alocita Mandiri sebagai Konsultan Supervisi, serta dirancang oleh PT Heksaga Trediv Konsultan selaku Konsultan Perencana.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi penataan perumahan padat penduduk tersebut, pengerjaan pemasangan beton u-ditch beserta penutupnya struktural terus berjalan. Beberapa titik pengerjaan galian tanah dan pengecoran dasar saluran tampak terus dikebut oleh para pekerja guna memastikan ketepatan waktu penyelesaian.
Warga setempat menyambut baik adanya realisasi proyek drainase ini. Infrastruktur saluran air yang memadai dan tertutup dinilai sangat penting di area jalan lingkungan yang sempit, tidak hanya untuk memperlancar debit pembuangan air rumah tangga dan air hujan, tetapi juga untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mempertahankan fungsi estetika jalan pemukiman.
Pewarta: Atep
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website
