Investigator-news.id Bogor // Pengemudi ojek biasanya dipotong tiap kali narik. Tapi di Bogor, ada ojek yang tarifnya diterima penuh pengemudi. Namanya OKEL, dan peluncurannya didukung langsung oleh Dekopinda Kota Bogor dan Kementerian Koperasi. OKEL, singkatan dari Ojek Ekonomi Lokal, dibuat supaya ekonomi warga Bogor berputar di Bogor. Lewat satu aplikasi, warga bisa pesan ojek, kirim barang, sampai pesan-antar makanan dari pengemudi dan pelaku usaha di sekitar mereka. Ketua Dekopinda Kota Bogor, Bapak Ade Sarip Hidayat, menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa dalam koperasi, keuntungan bukan untuk segelintir pengurus, tapi untuk semua anggota. Untuk mendukung transparansi, Dekopinda bahkan akan membantu sistem pengelolaan keuangan OKEL, tanpa biaya. Dukungan juga datang dari Kemenkop. Asisten Deputi Bidang Tata Kelola dan Manajemen Risiko, Bapak Trias Sujatmiko, mengapresiasi keberpihakan OKEL kepada pengemudi. Menurut beliau, transparansi adalah dasar koperasi, dan peluncuran OKEL diharapkan jadi langkah nyata koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Peluncuran ditandai dengan penyerahan jaket kepada perwakilan mitra, deklarasi tiga puluh pengemudi, dan uji coba pemesanan lewat aplikasi. OKEL sudah bisa diunduh di Google Play. Warga Bogor bisa jadi pelanggan, atau gabung jadi mitra pengemudi. OKEL, dari warga, untuk warga 🛵💚 #OKEL #OjekEkonomiLokal #Dekopinda #KementerianKoperasi #BersamaBerdayaBerkelanjutan
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami
