DEPOK, INVESTIGATOR.NEWS.ID — Pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot membuka peluang pemberdayaan masyarakat di RW 04, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Hal tersebut terlihat saat Paguyuban Wartawan Kecamatan Tapos (PWKT) menyambangi Rumah Maggot yang dikelola Pokmas RW 04.
Dalam kunjungan tersebut, PWKT bertemu dengan sejumlah warga yang sehari-hari mengumpulkan sampah dari lingkungan permukiman. Salah satunya Bang Toang, yang mengaku mengumpulkan sekitar empat gerobak besar sampah setiap minggu sebelum diangkut armada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.
“Sekarang kami bisa merasakan manfaatnya karena sampah organik bisa langsung kami berikan sebagai pakan maggot,” ungkap Bang Toang.
Ia bersama beberapa rekannya juga telah mengikuti pelatihan dari DLHK Kota Depok terkait pengelolaan, pembibitan, dan budidaya maggot.
Ketua RW 04, Asep Sopian, menjelaskan bahwa program Rumah Maggot diarahkan untuk memberdayakan warga, termasuk para pengumpul sampah, agar dapat terlibat dalam pengolahan sampah organik sekaligus membuka peluang penghasilan.
Menurut estimasi Asep, modal pembelian telur maggot sekitar Rp30.000 per 10 gram berpotensi menghasilkan 20–30 kilogram larva segar dalam waktu dua hingga tiga minggu. Dengan perkiraan nilai penjualan Rp140.000–Rp300.000, budidaya ini dinilai memiliki peluang ekonomi apabila dikelola dengan baik. Angka tersebut merupakan estimasi, bukan jaminan hasil panen atau keuntungan bersih.
“Ke depannya, kami akan mencoba beternak seperti ayam atau unggas. Kami berharap maggot bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat sekaligus solusi pengolahan sampah organik,” ujar Asep.
Secara edukatif, maggot jenis Black Soldier Fly (BSF) dapat membantu mengolah sampah organik yang sesuai menjadi biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Keberhasilannya bergantung pada pemilahan sampah, kualitas pakan, pengelolaan budidaya, dan pemasaran hasil panen.
PWKT melihat sinergi antara Pokmas, pengurus RW, komunitas pengangkut sampah, dan pembinaan instansi terkait sebagai potensi yang perlu dikembangkan. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan serta tata kelola yang terbuka dan akuntabel, Rumah Maggot RW 04 diharapkan mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat Cilangkap.
Reporter Atep Eris
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami

