INVESTIGATOR-NEWS.ID CITEUREUP // Di duga penyalahgunaan jual tanah pasum di wilayah kecamatan Citeureup kepada PT ANUGRAH PROPERTI SEJATRA.
waktu di kompermasi pelaksana dari PT APS Martin menyatakan itu semua sudah di serahkan desa, bahwa APS sudah membeli kepada pemerintah kabupaten Bogor...
Yang kami pertanyakan pemerintah kabupaten Bogor yang mana? nama nya si penjual nya? yang menjual waktu di pertanyakan kepada staf desa Citeureup berinisial angga.
Pemerintah Desa atau kabupaten Bogor yang menjual? karna ini tanah x kanisatek termasuk tanah HGB..56 PT X kanisatek, ko bisa sampai jatoh ketangan PT APS maka secara langsung kami tim investigator menyelusuri ada oknum dari kabupaten Bogor menyalagunakan aturan pemerintah dengan uandang- undang pasal 385 KUHP Ancaman kurungan 4 tahun penjara dan perpu no 51 tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah Tampa izin,
Kejanggalan karna masyarakat tidak perna di beri tau untuk pemagaran, pertanahan yang di bilang sudah di kuasai Vicore yang sudah lama sekarang d kuasa lahan x 56 PT KANISATEK tersebut,sekarang yang di kuasai oleh PT APS.dan di bayar menurut info yang di keluarkan oleh APS kepada masyarakat dan PT Vicore,sedangkan PT Vicore tidak perna merasa di bayar oleh PT APS,ini lah simpang siur seperti permainan politik,
Secara nalar kami dari tim investigasi merasa PT APS secara tidak langsung sedang ber main oleh kepala desa Citeureup pembuktian kepaladesa tidak berpihak ke masyarakat
Diperkuat oleh pernyataan Martin terkait pertanyaan kami apakah APS sudah bayar kepada penggarap Martin menjawab belum
kenapa belum ko sudah mau ada pendoseran dan pemagaran jawabnya APS sudah menyerahkan semua kepada pihak desa
Akan tetapi ada salah satu RW setempat menyatakan tak ada undangan apapun kepada kami sebagai rukun warga dan RT
Dari pihak Desa hanya surat himbauan pembongkaran kaki lima saja itupun isi surat dugaan ganjil kopsurat desa isi surat dari APS tembusan Bupati ,tegas RT dan RW
Ketika kami wawancarai penggarap siap tempur jika kepala desa tidak bisa mempertahankan xanisatek seharusnya beliau berpihak ke masyarakat.sampai saat ini pun kami masyarakat menunggu jawaban yang pasti.
sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban yg pasti dari pihak desa.
Jurnalis Bahar
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami
