Investigator-News.id Kab Bogor-Gunung Putri // Warga Kampung Gang Asem, Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa barat mengeluhkan dan merasa resah atas dugaan aktivitas pembuangan limbah berbau berbahaya dan beracun (B3) yang dilakukan di wilayah mereka, Limbah tersebut diduga dibuang dan ditimbun menggunakan alat berat di area yang berada persis di pinggir aliran sungai Kali Cileungsi.
Menurut keterangan sejumlah warga, aktivitas pembuangan limbah tersebut sudah berlangsung selama tiga hari Warga mengaku histeris dan khawatir karena limbah yang ditimbun diduga berasal dari luar wilayah Jawa Barat, senin (9/3/2026)
“ kami selaku warga desa gunung putri sangat takut karena limbah itu ditimbun persis di pinggir sungai kali Cileungsi Kami khawatir mencemari air dan membahayakan kesehatan masyarakat dan hingga sekarang sudah berjalan tiga hari pemerintah setempat seperti RT/RW kepal desa gunung putri damanhuri sudah kami kasih tau tapi hingga sekarang belum ada ke lokasi,” ujar beberapa warga setempat dengan nada yang kecewa.
Warga menduga limbah yang dibuang merupakan limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan, terutama aliran Kali Cileungsi yang menjadi sumber air bagi masyarakat sekitar.
Selain menimbulkan keresahan, warga juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan limbah tersebut.
Menurut ceker saat di konfirmasi di lokasi oleh tim media mengatakan "mohon maap pak saya di sini hanya kerja dan di percaya sebagai ceker, dan betul pak ini limbah B3 yang di timbun atau di kubur menggunakan alat berat dan ini juga baru berjalan tiga hari pak, bapa hubungi saja penanggung jawab nya bang septa, tadi juga udah ada empat orang wartawan yang kesini pak, silakan saja hubungi pak septa,"ujar ceker atau mandor yang berada di lokasi penimbunan limbah B3 tersebut.
Sementara itu, Septa yang disebut-sebut sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi oleh awak media, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan.
Warga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait segera melakukan pengecekan lokasi serta mengusut tuntas dugaan pembuangan limbah B3 tersebut demi menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat
Reporter Bahar
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami
