Investigator-News.Id Citeureup // Dengan ada nya kejadian musyawarah di Kecamatan Citeureup PJ Camat Citeureup tidak memanggil kedua belah pihak dari masyarakat dan pemuda Puspanegara dan LPM Puspanegara serta Lurah dan kejadian ini sangat tidak di duga hanya pemanggilan sepihak dan tidak menghargai pihak pemuda dan toko masyarakat Citeureup
Khusus nya yang bertempat tinggal di dekat lingkungan ruko Citeureup indah pemuda yang berinisial A dan C. waktu di konfirmasi mengatakan kenapa musyawarah itu di lakukan tidak ada pihak dari masyarakat kedua nya dan hanya sebelah pihak yang di musyawarahkan oleh Bapak Camat PJt seakan tidak menghargai para pemuda dan tokoh masyarakat dalam musyawarah untuk mengambil kata bersama dan mupakat kesepakatan ini menuai polemik harus ada kedua belah pihak ini di hadir kan atau harus dilakukan dengan cara tabayun, ini musyawarah hanya di lakukan satu pihak saja yang di bilang keturunan dari Pangeran Sake itu di katakan oleh sepihak, tapi ini pencetusan pembangunan ruko di cetus kan oleh warga lingkungan ruko itu sendiri, dan dari mana pihak ini bisa mengatakan pihak dari cicit Pangeran Sake, apakah bisa membuktikan Nasap sebelah pihak asli dari silsilah keturunan Pangeran Sake
Dari mana mereka bilang keturunan Pangeran Sake coba yang merasa di bilang cicit Pangeran Sake apa bisa beliau menerangkan dari mana asal keturunan asal muasalnya dari kakek mereka yang di bilang asli keturunan Pangeran Sake coba tunjukan dimana aslinya, musyawarah oleh pihak dan itu tidak membuahkan hasil yang maksimal karena sepihak, kami atas nama pemuda Puspanegara
Para pemuda dan tokoh masyarakat sangat senang dengan pembangunan Ruko Citeureup indah, maka akan di ganti dengan Ruko Citeureup Djajar puspanegara, semua ini pembangunan yang di anggarkan oleh Pemerintah daerah atas dorongan tokoh masyarakat yang biasa di panggil Iyus (Jendral ) atas partisipasi beliau ruko Citeureup Djajar Puspanegara bisa bagus kembali dan tidak kumuh, atas dorongan oleh Bapak Rudy Susmanto S.Si Bupati Bogor sudah sangat baik, untuk peningkatan ekonomi warga Citeureup itu sendiri dan senang.
Maka kami mengangkat dalam bahasa di atas tolong Bapak Camat PJt jangan suka mengambil keputusan sebelah pihak tolong hargai pemuda yang berada di wilayah ruko Citeureup yang merasa memiliki wilayah ini hasil dari kesepakatan kalau hanya sebelah pihak sangat di sayangkan seakan PJ ini tidak berpengalaman dalam memangku jabatan, hasil musyawarah saja hanya sepihak tidak kedua belah pihak dalam musyawarah ini kami pemuda dari tumpah darahnya sendiri anak asli wilayah Citeureup dari pertama berojol sampai dewasanya kami juga punya keturunan dari kakek kami dari dulu tinggal di Citeureup pemuda yang ber inisial A dan C sangat di sayangkan hasil keputusan ini tidak dari kedua belah pihak hanya sepihak keputusan di ambil oleh Bapak Camat PJt ,
yang di bilang cicit para keturunan Pangeran Sake, dan kita juga menanyakan dari mana asal usul keturunan jati diri dari Pangeran Sake asal muasalnya. dan Nasap beliau yang merasa mengeruduk kecamatan dan meminta membongkar nama ruko Citeureup indah Pangeran Sake
itu sendiri dan tidak jelas asal Nasap pertama di pertanyakan dari keturunan Pangeran Sake...
Reporter Bahar
Red investigator-news.id
Terimakasih sudah membaca website kami

