Investigator-news.com | Bogor Kab - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 11 dan 12 kembali dilaksanakan, guna memberikan stimulus bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19.
Lokasi penyaluran BST di SMK Al Basyariah Gg. Mandor, Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede dan di halaman kantor kelurahan Nanggwer, Rabu (14/04/21).
Penyaluran BST masih dilakukan oleh pegawai kantor pos yang di dampingi oleh TKSK Kecamatan beserta jajaran pemdes setempat.
Pada kesempatan itu, TKSK kecamatan Bojong Gede Asep Suhana mengatakan di depan para awak media "penyaluran BST masih dilaksanakan oleh pegawai kantor pos, namun yang berbeda kali ini adalah masalah administrasi, dimana penerima diminta data tempat tinggalnya khususnya terkait status kepemilikan rumah apakah milik sendiri atau sewa dari pihak pegawai pos.
Penerima BST tahap 11 dan 12 ini mengalami penurunan yang drastis kata Asep, dari 1800 kelompok penerima manfaat menjadi 1200 kelompok penerima manfaat, kemungkinan ini terjadi karena banyak data yang harus diperbaiki dan diperbaharui contoh data alamat penerima, penerima sudah meninggal dan juga masalah-masalah lainnya.
Jumlah uang bantuan yang mereka terima 600 ribu rupiah per kepala keluarga. Nilainya masih sama dengan yang kemarin, belum ada perubahan. Nilai ini tentu perlu kita syukuri karena pemerintah masih mau memberikan bantuan. Ujarnya .
Lebih lanjut ia sampaikan, kita berharap ke depannya setelah ada pembaharuan data, maka yang belum menerima tapi layak mendapatkan bantuan agar dapat tercover. Karena pemerintah sampai saat ini masih melakukan perbaikan data.
Di tempat berbeda, Ketika awak media menemui TKSK kecamatan yang diwakili Agus Cepoy menjelaskan, hari ini terjadi penurunan penerima bantuan sosial tunai dari tahap sebelumnya dan saya kira bukan hanya di Nanggewer yang terjadi hal ini namun hampir di seluruh kelurahan dan desa yang ada.
Lebih lanjut Agus menerangkan, Penyaluran tetap bekerjasama dengan kantor pos, dan hari ini penyaluran kelurahan Nanggewer
Harapan kedepan semoga bantuan ini bukan yang terakhir,dan mudah mudahan pandemi ini juga segera berakhir dan kita semua bisa terbebas dari Corona, masyarakat bisa normal kembali aktifitasnya, pungkas Agus Cepoy.
Arn (42) penerima BST merasa bersyukur karena namanya masih ada dalam daftar "Alhamdulillah saya masih mendapat bantuan, semoga bantuan pemerintah ini benar-benar Bermanfaat bagi saya dan keluarga. Oleh karena itu saya sampaikan terimakasih kepada TKSK, pemerintah desa, dan semua pihak yang sudah membantu.
(Raf)
