Investigator-news.com | Leuwiliang - Banyaknya anak-anak generasi penerus bangsa yang putus sekolah menjadi perhatian khusus kepala Desa Cibeber 1 Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.
Atas dasar itulah, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Dwi Warna dibentuk dan dijadikan sebagai wadah belajar bagi anak-anak yang tidak lagi duduk di bangku sekolah formal.
Setelah melalui proses pembelajaran yang diselenggarakan di PKBM, anak-anak tersebut dinyatakan lulus dan berhak dapat ijazah paket C.
Hari ini PKBM Dwi Warna membagikan ijazah paket C kepada anak-anak yang putus sekolah di Desa Cibeber 1 Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor (10/10/20).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cibeber 1 Hj. Susiawati, S.Pd., Ketua PKBM Budi Antoro dan masyarakat setempat serta anak-anak yang telah belajar di PKBM Dwi Warna.
Sambutan kepala desa Cibeber 1 Hj. Susiawati, S.Pd menyampaikan bahwa pada kesempatan ini kita patut bersyukur karena masyarakat yang tidak dapat menimba ilmu di sekolah formal karena berbagai hal, namun tetap akan memperoleh ijazah.
Ketua PKBM Dwi Warna melanjutkan, anak-anak yang belajar disini khususnya yang berasal dari desa Cibeber 1 semuanya gratis, baju seragam gratis, setiap proses belajar-mengajar berjalan mereka kita berikan makan siang juga secara gratis. Ini semata-mata untuk mencapai visi misi desa kita yakni semua bisa tersenyum.
Salah seorang peserta menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala desa dan juga kepada ketua PKBM, yang sudah banyak berkorban untuk kepentingan masyarakat. (Syr/Mgl)

