Investigator News - Cibinong - Mahasiswa yang tergabung
dalam Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia) SEMMI Cabang Bogor Raya melakukan
aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (31/08/20).
Puluhan polisi dan satpol
PP diturunkan untuk mengamankan lokasi demonstrasi agar tidak terjadi hal-hal
yang merugikan pihak pendemo maupun pihak pemerintah.
Aksi unjuk rasa tersebut
diikuti sekitar 20 orang aktivis SEMMI.
Demonstrasi berlangsung
kurang lebih satu jam, yang dimulai pukul 13.00 sampai 14.00 WIB.
Dalam orasinya, mereka
mendesak pihak-pihak yang berwenang untuk transparansi terkait proyek pengadaan
seragam sekolah yang dimenangkan oleh CV.Maju Jaya.
Ramadhan selaku kordinator
jenderal lapangan, saat diwawancarai mengatakan bahwa proyek yang nilainya
mencapai 15 miliar rupiah tidak seharusnya dikelolah oleh usaha kecil, hal ini
telah diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan
Jasa.
Mahasiswa hukum di salah
satu perguruan tinggi swasta tersebut lebih lanjut mengatakan bahwa kami telah
melakukan kajian hukum dan investigasi di beberapa sekolah di kabupaten Bogor
dan ada beberapa temuan menurut kami janggal, karena terdapat beberapa sekolah
yang mengaku tidak menerima bantuan seragam dari proyek bernilai fantastis ini.
Tim investigator mencoba
mengkonfirmasi hal tersebut pada pihak Disdik dalam hal ini kepala dinas dan
juga pihak CV Maju Jaya, namun tidak berhasil sampai berita ini dirilis.

